AniEvo ID – Takarazuka Revue adalah grup teater musikal ternama Jepang. Tapi pada 2023, kasus meninggalnya seorang pemain memunculkan sorotan besar soal lingkungan kerjanya.
Peringatan: artikel ini membahas topik bunuh diri. Info layanan bantuan ada di bagian akhir.
Kronologi Kasus
Seorang pemain berusia 25 tahun meninggal pada 30 September 2023 di Hyogo. Pada November 2023, investigasi firma hukum menyatakan nggak bisa memastikan adanya perundungan atau pelecehan, tapi mengakui adanya tekanan psikologis akibat jam kerja panjang.
Menurut Kyodo, pada Februari 2024 perusahaan mengakui sekitar setengah dari klaim keluarga. Lalu pada 28 Maret 2024, Hankyu Hanshin Holdings, Hankyu Railway, dan Takarazuka Revue menandatangani kesepakatan dengan keluarga, mengakui 14 tindakan pelecehan, dan meminta maaf. Presiden Hankyu Hanshin menyebut perusahaannya nggak punya alasan apa pun untuk membela diri.
Reformasi Setelah Kasus
Perusahaan membentuk dewan penasihat dari pakar luar. Para pemain nggak diberi sanksi, karena ketua Takarazuka Revue menyebut perusahaan sendiri yang menciptakan lingkungan tersebut. Laporan Kyodo soal kasus ini bisa lo baca di MarketScreener.
Kalau lo atau orang terdekat sedang mengalami masa sulit, hubungi Healing119 di 119 ekstensi 8 atau lewat healing119.id. Lo nggak harus menghadapinya sendirian.
Foto utama: Laika ac (CC BY-SA 2.0) via Wikimedia Commons.












