Dalam artikel ini akan membahas Slime Taoshite 300-nen Episode 10 Sub Indo, English Sub, tanggal tanggal rilis Raw, Streaming dan Download di situs web, Plot, dan terakhir preview/spoiler terbaru. Mari kita lihat perkembangan terbaru dari Anime ini di bawah ini.

I’ve Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level adalah sebuah seri novel ringan Jepang yang ditulis oleh Kisetsu Morita dan diilustrasikan oleh Benio. Seri ini telah menerima adaptasi manga dan adaptasi anime yang diproduksi oleh Revoroot, tayang perdana pada bulan April 2021.

Source: Youtube

Sinopsis

Azusa Aizawa, seorang budak perusahaan yang meninggal karena terlalu banyak bekerja. Ketika ia menyadari bahwa dirinya bereinkarnasi sebagai penyihir yang tak pernah mati di dunia baru, dia bersumpah untuk menghabiskan hari-harinya tanpa stres dan senyaman mungkin.

Ia mencari nafkah dengan memburu target termudah yaitu slime. Tapi-300 tahun kemudian, diketahui bahwa nilai pengalaman yang selama ini ia dapatkan dari kegiatan membunuh slime setiap hari untuk menghasilkan uang, justru membuatnya menjadi Level 99 (Max)

Hal itu membuatnya menjadi yang terkuat di dunia tanpa ia sadari. Desas-desus mengenai kekuatan Azusa pun menyebar dengan cepat dan masalah mendatanginya satu per satu. Bagaimana ia akan mempertahankan kehidupan damainya sekarang?

Source: Youtube

Tanggal Rilis

Mengikuti jadwal, Slime Taoshite 300-nen, Shiranai Uchi ni Level Max ni Nattemashita Episode 10 akan tayang perdana pada 12 Juni 2021. Untuk Streaming dan Download Slime Taoshite 300-nen Episode 10 Subtitle Indonesia atau English Subtitle biasanya akan rilis beberapa waktu setelahnya.

Spoiler dan Preview

Source: Youtube

Suatu hari, seorang gadis Almiraj dengan telinga kelinci datang ke desa Flatta. Dia adalah seorang penyair bernama Palazzo Schifanoia, yang memainkan kecapi dengan keras dan membuat suara kematian mengaum.

Azusa yang mendengarnya pingsan di hadapannya saat ia sedang berkeliling di kota, ia pulang kembali ke dataran tinggi untuk sementara. Namun, Flatorte membantu gadis tersebut karena dia tidak punya alasan dan tidak melihat kenyataan.