AniEvo ID – Berita kali ini gue ambil dari aksi tegas Disqus yang baru aja “bersih-bersih” section komentar di berbagai situs bajakan anime dan manga. Alasannya simpel: mereka melanggar hak cipta, jadi Disqus mutusin buat “cut off” layanan komentar buat platform-platform itu.
Beberapa situs gede yang traffic-nya jutaan per bulan kena imbas. Disqus ngasih ultimatum: semua komentar bakal dihapus, tapi mereka nawarin opsi buat export riwayat komentar—dengan batasan tertentu, yang bikin banyak netizen nyinyir.
“Kami udah notice lo pake konten bajakan. Karena ini nglanggar TOS Disqus, kami bakal hapus semua komentar di situs lo. Kalo emang lo pemilik konten asli atau mau backup data komentar, buruan kontak kami,” kira-kira gitu isi peringatan Disqus.
Ini bukan pertama kalinya fitur komentar di situs bajakan di-disable. Dulu, Crunchyroll juga pernah “ngunci” kolom komentar gegara kasus review-bombing di anime yaoi Twilight Out of Focus.
Yang bikin netizen “WTF” adalah beberapa situs bajakan ternyata selamat dari sanksi Disqus—mungkin lo udah bisa nebak situs mana yang gue maksud. Mereka pindah ke platform lain yang lebih “friendly” sama konten ilegal. Tapi yang lain terpaksa bikin sistem komentar sendiri atau pake alternatif, yang ujung-ujungnya bikin user kesel karena ribet.
Situasinya jadi kayak “kejar-kejaran kucing dan tikus”: setiap ada blokir, pasti muncul workaround baru buat stay alive. Meski begitu, in theory, ini harusnya bikin orang beralih ke platform legal biar nggak kehilangan fitur komentar… (ya, kalo aja semudah itu).
Di Amrik, perang melawan bajakan malah makin serius. Congressman Darrell Issa baru aja ngadain pertemuan rahasia dengan big player kayak Disney dan Amazon buat bahas hukum anti-piracy yang lebih keras. Jadi, industri emang lagi all-out perang melawan bajakan digital.
Gue sih penasaran, apa langkah Disqus ini beneran efektif, atau malah bikin pirate site makin kreatif cari celah? Tunggu aja update-nya!