AniEvo ID – Pas banget hari ini Halloween, gue mau bahas fenomena unik di Jepang, yaitu Halloween Shibuya. Dulu, kawasan Shibuya di Tokyo dikenal sebagai lokasi pesta jalanan Halloween paling ramai di Jepang. Tapi sekarang, pemerintah kota Shibuya justru terang-terangan minta orang jangan datang. Kok bisa?

Awal Mula Pesta Halloween di Shibuya

Papan peringatan "No events for Halloween on Shibuya streets" - Foto: しんぎんぐきゃっと via Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Kebiasaan orang berkumpul di Shibuya sebenarnya mulai muncul sejak Piala Dunia FIFA 2002. Sekitar tahun 2009, kerumunan orang yang memakai kostum mulai makin banyak di malam Halloween.

Puncaknya terjadi tahun 2014, ketika Halloween jatuh di hari Jumat dan jalanan Shibuya penuh anak muda berkostum. Sejak itu, Shibuya identik sebagai tempat "wajib" buat merayakan Halloween di Tokyo, lengkap dengan cosplay, foto-foto, dan pesta sampai pagi.

Insiden Truk Terbalik 2018

Masalahnya, kerumunan sebesar itu juga membawa kekacauan. Titik baliknya terjadi pada dini hari 28 Oktober 2018, sekitar jam 1 pagi. Sekelompok orang yang berpesta membalikkan sebuah truk kecil di kawasan Center Gai.

Polisi kemudian mengidentifikasi 15 orang terkait insiden itu, menangkap 4 orang, dan melimpahkan berkas 11 orang ke kejaksaan. Secara total, ada 19 orang yang ditangkap di sekitar perayaan Halloween tahun itu. Insiden ini bikin pemerintah kota Shibuya mulai serius mengatur perayaan Halloween.

Lahirnya Aturan Larangan Minum di Jalan

Pada Juni 2019, kota Shibuya mengesahkan peraturan yang melarang minum alkohol di jalan pada periode tertentu, termasuk tanggal 31 Oktober dan 1 November, akhir pekan sebelum Halloween, serta malam tahun baru. Kawasannya meliputi Center Gai, area patung Hachiko, dan sekitar Shibuya 109.

Tahun 2023, Wali Kota Shibuya Ken Hasebe bahkan menyampaikan pesan yang tegas ke dunia bahwa Shibuya bukan tempat acara Halloween, dan meminta orang untuk tidak datang ke area stasiun Shibuya saat Halloween. Latar belakangnya adalah tragedi desak-desakan di Seoul tahun 2022 yang menewaskan lebih dari 150 orang. Sebelum pandemi, kerumunan Halloween di Shibuya pernah mencapai sekitar 40.000 orang pada 2019.

Aturannya makin ketat. Mulai 1 Oktober 2024, larangan minum di jalan di kawasan tersebut diberlakukan sepanjang tahun, meski tanpa sanksi denda. Hasilnya cukup terasa, karena jumlah orang yang minum di jalan Center Gai saat akhir pekan turun dari sekitar 710 orang per hari jadi sekitar 250 orang.

Slogan Unik Setiap Tahun

Kota Shibuya juga punya slogan kampanye yang berganti tiap tahun. Tahun 2024 slogannya "Shibuya libur Halloween dulu", lalu tahun 2025 jadi "Dilarang! Halloween yang mengganggu". Untuk tahun ini, temanya adalah "Selamat tinggal Halloween yang mengganggu", yang diumumkan Wali Kota Hasebe pada 30 September 2026.

Video pesan Wali Kota Hasebe tahun 2023 yang meminta orang nggak datang ke Shibuya bisa lo tonton di bawah ini.

Aturan Halloween Shibuya Tahun 2026

Menurut Business Insider Japan, Shibuya menambah petugas patroli sampah dari 9 menjadi sekitar 35–36 orang, mulai tanggal 31 Oktober sampai pagi 1 November. Petugas patroli bisa langsung memberikan denda ¥2.000 buat orang yang buang sampah sembarangan. Denda di tempat ini sendiri udah berlaku sejak Juni 2026, dan sampai 24 September udah tercatat 1.412 kasus.

Hasil Nyata dari Kampanye Shibuya

Langkah-langkah ini ternyata cukup berhasil. Pada tahun 2023, area patung Hachiko dipagari supaya nggak jadi titik kumpul, dan puncak kerumunan Halloween turun sekitar 35% dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal waktu itu pihak berwenang sempat bersiap menghadapi kerumunan hingga 60.000 orang.

Selain itu, ada titik pengumpulan sampah khusus, pengamanan stasiun yang diperketat, permintaan ke toko untuk membatasi penjualan alkohol, area merokok yang ditutup, sampai layanan skuter LUUP yang dihentikan sementara. Anggaran tahun ini mencakup ¥58 juta untuk keamanan area stasiun dan ¥14 juta untuk iklan kampanye. Info lengkapnya bisa lo baca di Business Insider Japan.

Jadi, kalau lo lagi ada di Tokyo malam ini dan pengen cosplay, mending cari event Halloween resmi daripada nongkrong di jalanan Shibuya! Menurut lo, langkah Shibuya ini udah tepat atau malah bikin Halloween jadi kurang seru? Tulis di kolom komentar dan pantengin terus AniEvo ID!