AniEvo ID – Pesta budaya pop paling pecah di tanah air, Indonesia Comic Con (ICC) 2026, resmi mengadakan upacara pembukaan perayaan edisi ke-10 di Hall Expo & Arena, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Acara dua hari penuh ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar. Tapi jujur saja, pembukaan satu dekade kali ini getarannya benar-benar berbeda dan jauh lebih megah!

Kalian bisa lihat sendiri panggung utamanya berisi figur-figur lintas sektor dan lintas negara. Duduk berdampingan dengan pemerintah pusat, hadir Kepala Disparekraf DKI Jakarta Andhika Permata, General Director Kantor Ekonomi dan Perdagangan Hong Kong di Jakarta Libera Cheng Ching-Mon, sampai Founder World Cosplay Summit Tokumaru Oguri yang terbang langsung dari Jepang. Kehadiran mereka jadi bukti nyata kalau ICC udah bukan sekedar ajang seruan komunitas doang, melainkan titik temu strategi antara pemerintah, perwakilan dagang internasional, pelaku industri, dan kreator lokal dalam satu atap.arekraf DKI Jakart
Direktur Panorama Media, Andita Tirtawisata, ngaku bersyukur banget melihat panggung yang awalnya hanya wadah kumpul komunitas bisa menjelma jadi gerbang pembuka agar karya kreator Indonesia dilirik pasar global. Ambisi go international ini tercermin langsung di lantai pameran Kantor Ekonomi dan Perdagangan Hong Kong memboyong komikus asal Hong Kong buat berjejaring dengan kreator lokal di bawah naungan AKSI (Asosiasi Komik Indonesia). Dari sisi panggung cosplay, Tokumaru Oguri memuji streaming kualitas talenta tanah air, di mana jawara Indonesia Cosplay Grand Prix di ICC 2026 bakal dikirim langsung mewakili Indonesia ke panggung World Cosplay Summit di Nagoya, Jepang!
Gak ketinggalan, Pemprov DKI Jakarta ikut tancap gas lewat inisiatif Jakarta Futura Connectiva (JFC). Berbeda dari area publik biasa, JFC menjadi arena khusus business-to-business (B2B) yang menghubungkan kreator bareng para pebisnis lintas sektor agar peluang lisensi dan kerja sama kekayaan intelektual (IP) lokal bisa terus ngalir cuan setelah event kelar. Irene Umar pun menegaskan kalau budaya pop adalah pintu masuk paling efektif buat ngenalin karya anak bangsa ke panggung dunia lewat ekosistem yang bekerja nyata.

Suasana di lantai pameran sendiri udah luar biasa padat sejak pagi. Hiburan cosplay dihibur kehadiran cosplayer internasional HaneAme dan Lily Universe, plus kompetisi panasnya kompetisi asli RAYA Championship of Cosplay. Area Artist Alley disesaki ilustrator independen yang jualan bareng komikus regional, diselingi keseruan Toys Auction , Movie Panel , Stamp Rally , hingga live performance. Di zona gaming yang super ramai, ada kompetisi turnamen, kampanye GameHers bareng UniPin buat mendukung gamer perempuan, meja board game lokal, hingga aktivasi seru dari Tokopedia, BTN, Pacific Licensing, Mattel, FujiFilm, dan Anteraja.
Menurut gue, atmosfer satu dekade ICC 2026 ini benar-benar nunjukin kalau industri pop-kultur kita sudah naik kelas.











