AniEvo ID – Berita kali ini gue ambil dari baru-baru ini Kawagoe Niko lagi jadi topik panas di Jepang setelah wawancara eksklusifnya dimuat majalah SPA dan langsung viral di Yahoo News. Cewek ini dulunya chef di hotel mewah, tahun pertama kerja langsung masuk tim dapur utama dan banyak yang prediksi bakal cepet naik jadi head chef. Tapi dia malah mutusin ganti profesi total: debut JAV tahun 2024 dengan film pertamanya. Sekarang hidupnya 70% JAV actress, 30% masih chef di resto tempat dia direkrut (dan tempat kerjanya oke aja pas tau profesi keduanya).

Di wawancara SPA, Niko cerita jujur alasannya: “Kerja chef bikin gue hilang sisi feminin gue. Kuku rusak, rambut hancur, kulit penuh bekas luka bakar… Gue pengen kerja yang bisa tampil di depan orang.” Dia bilang ini bikin dia inget apa yang sebenarnya dia mau. Sekarang dia masih kerja chef sambil JAV, dan resto tempat dia kerja nerima situasinya dengan baik.

Tapi netizen Jepang pada gak terima! Komentar di Yahoo News banjir, sebagian besar negatif dan panjang-panjang. Banyak yang bilang “terlalu cantik buat JAV”, “nggak enak makan masakan dari orang yang bikin video begitu”, “kalau anak gue gini, gue nangis”. Ada yang judge keras: “chef sama JAV nggak nyambung, bikin hilang selera makan”, “ini pelecehan citra profesi chef”, sampe “kalau beneran hebat chef, nggak bakal ninggalin”. Yang parah lagi, ada yang bilang “ini pasti bohong soal sukses di hotel, orang hebat nggak gitu”.
Tapi ada juga yang lebih santai atau dukung: “kerja apa pun oke asal bahagia”, “AV juga kerja terhormat, kayak Ai Iijima atau Yua Mikami yang akhirnya dihormati”, “mungkin AV bayarannya gede, chef susah naik gaji”. Ada yang bilang “ini cuma cara baru nyeimbangin dua dunia”, atau “chef juga kerja keras, AV juga punya pengorbanan”.

Reaksi ini nunjukin Jepang masih punya pandangan kuat soal “citra profesi”. Chef identik bersih, profesional, dan “bersih” dari seks, sementara JAV dianggep sebaliknya. Banyak yang ngerasa “kontradiksi” ini bikin nggak nyaman, apalagi kalau bayangin masakan dari “tangan yang sama”. Tapi ada juga yang bilang “ini hidupnya dia, dukung aja tanpa judge”.
Cerita Niko ini bikin orang mikir: apa profesi ganda boleh? Apa AV beneran “kurang terhormat”? Gue sih liatnya ini pilihan pribadi, tapi netizen Jepang emang sensitif banget sama image kerja. Lo sendiri gimana? Lo dukung Niko atau ngerasa “nggak cocok”? Spill pendapat lo dong, gue penasaran banget sama reaksi lo!
















