AniEvo ID – Lo pasti udah nggak asing kan sama nama Yakuza? Mafia Jepang yang satu ini udah dikenal luas di seluruh dunia karena kekerasan dan kontrol mereka di dunia bawah tanah. Tapi, gimana sih cara mereka beroperasi di zaman modern kayak sekarang ini? Apakah mereka masih punya kekuatan yang sama meski teknologi makin canggih? Yuk, kita bahas bareng!
Awal Mula Yakuza dan Struktur Organisasi

Yakuza itu sebenarnya udah ada sejak zaman Edo (1603-1868) loh. Dulu mereka itu gabungan antara penjudi, pelaku kriminal, dan pedagang gelap yang jadi satu kelompok. Sekarang, Yakuza punya struktur yang sangat hierarkis. Di puncak ada Oyabun (ketua) yang punya kekuasaan besar. Di bawahnya ada Kobun (anak buah) yang harus patuh sama aturan dan menunjukkan loyalitas tinggi. Kalau lo nyesel atau bikin kesalahan, siap-siap deh kena hukuman berat, kayak yubitsume—memotong jari sebagai tanda penebusan dosa. Gila, kan?
Yakuza di Era Modern: Adaptasi dengan Teknologi
Di zaman sekarang, Yakuza nggak bisa lagi cuma ngandelin cara-cara lama buat tetap eksis. Mereka udah mulai pakai teknologi buat ngejalanin bisnis ilegal mereka. Salah satu cara mereka beroperasi di zaman digital adalah dengan memanfaatkan cryptocurrency dan dark web. Lo nggak salah baca, mereka pake cryptocurrency buat transaksi gelap dan supaya nggak terdeteksi. Serem, kan?
Selain itu, Yakuza juga terlibat dalam bisnis ilegal kayak narkoba, perjudian online, penipuan digital, dan prostitusi. Mereka makin canggih, nggak cuma ngandelin metode lama, tapi juga pinter banget make teknologi buat mencuci uang dan ngehindarin deteksi.
Yakuza dan Dunia Bisnis: Beroperasi di Sektor Legal

Ternyata, Yakuza nggak cuma beroperasi di dunia kriminal loh. Mereka juga masuk ke dunia bisnis sah, kayak real estate, hiburan, sampai perbankan. Misalnya, mereka sering nyuruh pemilik perusahaan buat bayar “perlindungan” biar bisnis mereka nggak gangguin pihak Yakuza. Jadi, di balik gedung tinggi atau studio film, bisa aja ada tangan-tangan Yakuza yang mengatur semuanya dari belakang layar.
Mereka juga sering ngontrol industri hiburan. Misalnya, di dunia musik atau film, mereka bisa jadi pihak yang ngatur distribusi ilegal atau bahkan ngontrol acara. Dengan cara itu, mereka tetep dapet keuntungan meskipun terlibat dalam bisnis yang kelihatan sah.
Dampak Yakuza di Masyarakat Jepang
Yakuza nggak cuma bikin resah dengan tindakan kriminal, mereka juga punya pengaruh gede di dunia politik dan bisnis Jepang. Misalnya, mereka sering terlibat dalam korupsi dengan pejabat-pejabat tinggi atau perusahaan besar. Karena pengaruhnya yang luas, banyak orang yang takut ngelawan mereka.
Tapi, pemerintah Jepang nggak tinggal diam. Mereka udah bikin berbagai undang-undang kayak Anti-Yakuza Law buat nyegah orang-orang terlibat dengan Yakuza. Di undang-undang ini, ada aturan yang melarang individu atau perusahaan buat punya hubungan sama kelompok Yakuza. Tapi, meskipun ada usaha buat ngurangin pengaruh mereka, Yakuza tetap ada di luar sana dan terus beroperasi dengan cara-cara yang lebih tersembunyi.
Kesimpulan: Yakuza yang Terus Bertransformasi
Jadi, meskipun zaman terus berubah, Yakuza tetap punya tempat di dunia kriminal Jepang. Mereka udah mulai adaptasi dengan teknologi dan cara-cara baru buat ngejalanin bisnis ilegal mereka. Mereka juga nggak cuma beroperasi di dunia bawah tanah, tapi udah masuk ke sektor bisnis yang lebih besar. Walaupun pemerintah Jepang terus berusaha ngebasmi mereka, Yakuza tetap punya cara buat terus beroperasi. Mereka nggak bakal hilang begitu aja, guys.