AniEvo ID – Berita kali ini gue ambil dari Houbunsha buat lo fans Sailor Suit & Kansai Siap-siap ketemu sama duo siswi dengan Kansai-ben yang nggak ada obatnya!
Manga komedi 4-koma Sailor Suit & Kansai Dialect akhirnya bersiap memasuki Volume 2. Karya Rhymeman ini bakal dirilis pada 27 Oktober 2026, dan cover terbarunya sudah diperlihatkan oleh Manga Time Kirara.
Menariknya, cover kali ini kembali membawa Minoh, Osaka sebagai latar. Jadi, bukan sekadar tempelan background biar cover kelihatan cakep, lokasi Osaka memang menjadi bagian penting dari identitas manga ini.
Cover Volume 2 Kembali Bawa Vibes Minoh

Kalau kamu sudah mengikuti ceritanya, pasti tahu kalau Kaoru Shinonome dan Matsuri Hiwatari bukan anak Minoh asli.
Keduanya berasal dari Kawachinagano, wilayah di bagian selatan Osaka. Namun, mereka kemudian masuk SMA di Minoh, yang berada di bagian utara Osaka.
Nah, di sinilah kekacauan kecil mereka dimulai.
Walaupun sama-sama masih berada di Prefektur Osaka, ternyata cara ngomong, kebiasaan, budaya lokal, sampai cara bercandanya bisa terasa cukup berbeda.
Cover Volume 2 kembali menampilkan Kaoru dan Matsuri di tengah kawasan perkotaan Minoh. Pihak Manga Time Kirara bahkan sempat mengajak pembaca, terutama warga Osaka, buat menebak lokasi yang menjadi latar ilustrasi tersebut.
Tapi sampai pengumuman cover dirilis, lokasi persisnya belum disebutkan. Jadi jangan asal cocoklogi dari papan toko atau bentuk bangunan yang terlihat, ya. Yang jelas, setting-nya berada di sekitar Minoh.
Dan justru di situlah serunya.
Buat manga ini, Osaka bukan cuma background. Kotanya ikut menjadi bagian dari cerita.
Cuma Pindah Wilayah di Osaka, Tapi Rasanya Kayak Beda Dunia
Konsep utama Sailor Suit & Kansai Dialect sebenarnya simpel banget.
Kaoru dan Matsuri adalah dua siswi dari Osaka selatan yang kemudian bersekolah di Osaka utara.
Kedengarannya biasa saja, kan?
Tapi ternyata perpindahan wilayah tersebut cukup untuk membuat mereka mengalami berbagai culture shock kecil.
Manga ini memanfaatkan perbedaan tersebut sebagai sumber komedi. Mulai dari dialek, kebiasaan, cara berinteraksi, sampai bagaimana orang lain melihat Kaoru dan Matsuri.
Mereka sendiri awalnya nggak terlalu sadar kalau gaya bicara dan kebiasaan mereka ternyata cukup berbeda dari lingkungan barunya.
Bahkan, cara mereka berbicara kadang membuat orang lain mengira mereka lebih berandalan daripada kenyataannya.
Padahal aslinya?
Ya cuma dua anak SMA yang lagi menjalani kehidupan sehari-hari. Wkwk.
Konsep ini yang membuat manga tersebut terasa unik. Nggak perlu pindah negara atau bahkan keluar prefektur untuk mendapatkan cerita tentang “perbedaan budaya”.
Masih satu Osaka, tapi sudah cukup untuk bikin salah paham.
Kaoru dan Matsuri: Duo Boke-Tsukkomi yang Bikin Sekolah Jadi Makin Chaos

Daya tarik terbesar manga ini jelas ada pada chemistry Kaoru dan Matsuri.
Interaksi keduanya menjadi sumber utama komedi. Mereka sering saling melempar komentar, membesar-besarkan hal sepele, lalu berujung pada pola boke dan tsukkomi yang khas komedi Jepang.
Dan yang bikin makin mantap adalah penggunaan Kansai dialect atau Kansai-ben.
Dialek di sini bukan sekadar gimmick supaya karakternya terdengar “Osaka banget”.
Cara mereka berbicara benar-benar menjadi bagian dari karakter, timing joke, sampai cara mereka menunjukkan kedekatan satu sama lain.
Makanya, kalau diterjemahkan secara mentah, sebagian punchline-nya mungkin terasa berbeda. Nuansa Kansai-ben justru menjadi salah satu senjata utama komedinya.
Seiring cerita berjalan, kehidupan mereka juga semakin ramai dengan karakter lain, termasuk Roran Momose, teman sekelas yang ikut masuk ke lingkaran pertemanan mereka.
Jadi ceritanya nggak melulu tentang “anak Osaka selatan vs Osaka utara”.
Perlahan, manga ini mulai membangun kehidupan SMA dengan berbagai karakter dan personality yang berbeda.
Volume 2 Makin Luas, Sampai Nyasar ke Maid Cafe Nipponbashi

Nah, ini salah satu perkembangan menarik di Volume 2.
Kalau sebelumnya kehidupan Kaoru dan Matsuri banyak berpusat di sekolah dan lingkungan Minoh, cerita terbaru mulai membawa mereka ke tempat lain.
Salah satunya adalah Nipponbashi, area Osaka yang terkenal dengan dunia elektronik, anime, game, hobby, dan budaya otaku.
Dan tentu saja, mereka nggak cuma jalan-jalan.
Kaoru dan Matsuri bakal bersinggungan dengan pekerjaan paruh waktu di maid cafe.
Bayangkan saja dua cewek yang sehari-hari ngobrol pakai Kansai-ben, kemudian harus masuk ke dunia maid cafe yang punya gaya bicara dan aturan pelayanan sendiri.
Potensi chaos-nya sudah kelihatan dari jauh.
Perubahan ini juga membuat cakupan dunia manga semakin luas.
Kalau Volume 1 lebih banyak memperkenalkan perbedaan antara kehidupan mereka di Kawachinagano dengan sekolah baru di Minoh, Volume 2 mulai memperlihatkan aktivitas mereka di luar lingkungan sekolah.
Jadi, kehidupan Kaoru dan Matsuri makin nggak cuma soal kelas, teman, dan guru.
Ada kerja part-time juga!
Volume 2 Tetap 120 Halaman
Untuk formatnya, Volume 2 masih hadir dengan ukuran A5 dan total 120 halaman.
Namun, ada sedikit perubahan dari sisi harga.
Volume 1 yang dirilis pada 27 Agustus 2025 dibanderol 1.100 yen, sedangkan Volume 2 dijual dengan harga 1.210 yen termasuk pajak.
Volume terbaru ini memiliki ISBN 978-4-8322-9761-6 dan sudah mulai masuk daftar reservasi di sejumlah retailer Jepang menjelang perilisan.
Versi digitalnya juga telah muncul di beberapa toko ebook Jepang, meskipun ketersediaannya bisa berbeda tergantung wilayah.
Jarak antara Volume 1 dan Volume 2 memang cukup panjang. Tapi selama periode tersebut, serialisasinya tetap berjalan di Manga Time Kirara MAX.
Jadi, buat yang sudah menunggu kelanjutan kisah Kaoru dan Matsuri, penantian panjang tersebut akhirnya segera terbayar.
Dari Guest Manga Sampai Jadi Serial Reguler
Menariknya, Sailor Suit & Kansai Dialect awalnya bukan langsung menjadi serial reguler.
Rhymeman terlebih dahulu memperkenalkan Kaoru dan Matsuri lewat guest chapter di Manga Time Kirara MAX.
Konsep awalnya sudah langsung memperlihatkan premis utama: dua siswi dari Osaka selatan masuk SMA di Osaka utara dan menemukan kalau lingkungan baru mereka ternyata nggak seperti yang dibayangkan.
Respons terhadap guest chapter tersebut kemudian membuat manga ini mendapatkan kesempatan untuk menjadi serial reguler.
Serialisasinya secara resmi dimulai di Manga Time Kirara MAX edisi Desember 2024, yang terbit pada 19 Oktober 2024.
Sejak saat itu, dunianya terus berkembang.
Cerita mulai menghadirkan lebih banyak teman, guru, kegiatan sekolah, festival, ujian, arcade, pekerjaan part-time, sampai berbagai lokasi nyata di Osaka.
Volume 1 akhirnya dirilis pada 27 Agustus 2025, dan kini Volume 2 menyusul lebih dari setahun kemudian.
Osaka Bukan Cuma Background, Tapi Bagian dari Cerita
Salah satu hal yang bikin Sailor Suit & Kansai Dialect punya identitas kuat adalah cara manga ini memanfaatkan lokasi nyata.
Minoh, Kawachinagano, sampai Nipponbashi bukan sekadar nama tempat yang disebut sekali lalu dilupakan.
Lokasi tersebut ikut membentuk kehidupan dan pengalaman para karakternya.
Perbedaan antara Osaka selatan dan Osaka utara menjadi bahan bercandaan. Sementara itu, tempat-tempat lain memberikan ruang baru untuk memperluas cerita.
Hasilnya, pembaca bisa mendapatkan sedikit gambaran mengenai kehidupan di Osaka lewat percakapan dan kejadian sehari-hari tanpa merasa sedang membaca buku wisata.
Dan cover Volume 2 yang kembali menggunakan kawasan Minoh terasa pas banget dengan konsep tersebut.
Kaoru dan Matsuri bukan cuma berdiri di depan background random.
Mereka berdiri di tempat yang memang menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Jadi buat yang suka slice of life, komedi sekolah, karakter dengan chemistry kuat, serta budaya Jepang yang terasa lokal banget, Volume 2 Sailor Suit & Kansai Dialect jelas jadi salah satu rilisan yang menarik buat dipantengin.
Sailor Suit & Kansai Dialect Volume 2 dijadwalkan terbit di Jepang pada 27 Oktober 2026.












