AniEvo ID – Berita kali ini gue ambil dari sebuah forum anime yang rame banget, para member lagi asik bahas tentang seri anime ecchi dan harem yang kekurangan apa yang mereka sebut "protagonis cowok putri". Istilah ini, walaupun bisa beda-beda artinya, biasanya merujuk ke karakter cowok di seri ini yang punya sifat lemah, kurang tekad, atau terlalu nurut sama cewek-ceweknya, yang bikin karakter mereka sendiri jadi gak berkembang.

Dalam dunia anime ecchi dan harem, "protagonis cowok putri" itu protagonis cowok yang kurang sifat kepemimpinan, keinginan kuat, atau tekad. Karakter-karakter ini biasanya pasif, ragu-ragu, atau nurut, ngasih cewek-ceweknya kontrol penuh atas cerita dan situasi, tapi gak bikin hubungan mereka maju. Daripada jadi tokoh yang kuat dan karismatik, "protagonis cowok putri" ini sering digambarkan lemah, manut, atau bahkan gak bisa apa-apa, yang bikin penonton gak empati dan kesel nontonnya.

Banyak yang gak suka sama "protagonis cowok putri" di komunitas penggemar anime ecchi dan harem karena beberapa alasan. Pertama, karakter-karakter ini kurang dalam dan pengembangan, jadi susah buat dikaitkan atau disimpati. Kurangnya kekuasaan dan karakter mandiri sering bikin cerita jadi bisa ditebak dan ngebosenin, di mana cewek-ceweknya mendominasi narasi tanpa tantangan.

Selain itu, gambaran "protagonis cowok putri" ini nguatkan stereotip gender negatif, nerusin ide bahwa cowok harus pasif atau melayani cewek. Ini bisa bikin penonton cowok yang nyari karakter cowok kuat dan berdaya di seri anime mereka merasa asing.