AniEvo ID – Berita kali ini gue ambil dari Bandai Namco, Kabar penting buat lo para penggemar Dragon Ball Xenoverse 3! Game action RPG yang paling ditunggu fans Dragon Ball ini resmi mendapatkan jendela rilis baru, yaitu paruh kedua tahun 2027.
Sebelumnya, game ini cuma disebut bakal rilis pada 2027 tanpa keterangan lebih spesifik. Kini, jadwalnya dipertegas ke paruh kedua tahun tersebut. Di saat yang sama, ada satu perubahan gameplay yang bikin fans ramai berdiskusi, yaitu soal transformasi Super Saiyan.
Rilis di PS5, Xbox Series X|S, dan PC!
Dragon Ball Xenoverse 3 dipastikan hadir untuk PlayStation 5, Xbox Series X dan Series S, serta PC. Game ini diterbitkan oleh Bandai Namco dan dikembangkan oleh Dimps, developer yang juga menggarap dua seri Xenoverse sebelumnya.
Kursi produser diisi oleh Masayuki Hirano. Kembalinya Dimps sebagai developer jadi kabar baik, karena mereka sudah paham betul formula yang bikin seri Xenoverse disukai banyak pemain.
Mundurnya jadwal ke paruh kedua 2027 memang bikin sebagian fans harus menunggu lebih lama. Tapi di sisi lain, tambahan waktu ini bisa dipakai developer untuk memoles game sebelum benar-benar dirilis.
Super Saiyan Pakai Timer, Fans Protes!
Nah, ini bagian yang paling ramai dibahas. Dalam cuplikan gameplay terbaru, transformasi Super Saiyan terlihat memakai batas waktu sekitar satu menit sebelum efeknya hilang. Sistem ini beda jauh dari seri sebelumnya.
Di Xenoverse terdahulu, transformasi yang sudah diaktifkan bisa bertahan sampai pertarungan selesai. Banyak fans menilai sistem timer ini nggak sesuai dengan anime-nya, karena di Dragon Ball, mencapai wujud baru adalah momen besar yang mengubah jalannya pertarungan.
Selain soal Super Saiyan, beberapa kreator konten yang sempat mencoba game ini juga menyoroti tampilan menu, gaya visual, dan masalah koneksi. Belum diketahui apakah Bandai Namco bakal mengubah sistem tersebut berdasarkan masukan fans.
Fitur Khas Xenoverse Tetap Ada
Meski ada perubahan, fitur andalan seri Xenoverse tetap dipertahankan. Pemain bisa membuat karakter sendiri dari berbagai ras, mulai dari Saiyan, Namekian, sampai Majin. Karakter buatan lo juga bisa berlatih bersama tokoh-tokoh terkenal untuk mempelajari jurus khas mereka.
Mode cerita akan menempatkan karakter buatan pemain ke dalam arc-arc klasik Dragon Ball. Selain itu, ada juga kustomisasi pertarungan dan misi PvE yang detailnya akan diumumkan lebih lanjut.
Formula ini yang bikin Dragon Ball Xenoverse 2 yang rilis pada 2016 bisa bertahan bertahun-tahun dengan dukungan DLC yang panjang. Wajar kalau ekspektasi fans terhadap seri ketiganya sangat tinggi.
Bagi banyak pemain, daya tarik terbesar Xenoverse memang ada di kebebasan membangun karakter sendiri. Lo bisa menentukan ras, penampilan, gaya bertarung, sampai kombinasi jurus favorit, lalu membawa karakter itu ikut campur dalam momen-momen legendaris Dragon Ball. Konsep ini yang bikin Xenoverse terasa beda dari game Dragon Ball lain yang fokus pada karakter resmi saja.
Karena itulah perubahan sekecil apa pun pada sistem transformasi langsung jadi sorotan. Transformasi adalah identitas Dragon Ball, dan bagi sebagian pemain, momen berubah jadi Super Saiyan adalah puncak keseruan dalam pertarungan. Kalau momen itu cuma bertahan satu menit, wajar kalau ada yang merasa kehilangan sensasi khasnya.
Di sisi lain, ada juga kemungkinan sistem timer ini dibuat untuk menjaga keseimbangan, terutama di mode PvP. Dengan batas waktu, pemain harus lebih pintar memilih kapan menggunakan transformasi, sehingga pertarungan nggak cuma soal siapa yang lebih dulu berubah wujud. Tinggal kita lihat bagaimana versi finalnya nanti.
Yang jelas, reaksi fans kali ini menunjukkan betapa besarnya perhatian komunitas terhadap seri Xenoverse. Masukan seperti ini justru penting, karena bisa membantu developer memahami apa yang paling dihargai pemain sebelum game benar-benar dirilis ke publik.
Masih Ada Waktu Buat Perbaikan!
Dengan jadwal rilis di paruh kedua 2027, Bandai Namco dan Dimps masih punya cukup waktu buat menanggapi masukan pemain. Lo bisa pantau update resminya lewat situs resmi Bandai Namco.
Gimana menurut lo, sistem timer Super Saiyan ini bikin pertarungan lebih strategis atau justru merusak pengalaman main? Apa pun pendapat lo, satu hal yang pasti, Xenoverse 3 tetap jadi game Dragon Ball yang paling ditunggu.
Jadi, sambil nunggu rilisnya, nggak ada salahnya mulai nabung dan siapin karakter impian lo. Siapa tahu, nanti lo bisa jadi pahlawan Time Patrol terkuat di Xenoverse 3!














